Warga RI Kecanduan Judi Online, Google Punya Buktinya

Jakarta, CNBC Indonesia – Judi online nampaknya masih dicari oleh sebagian besar orang warga RI. Ini terlihat dari pencarian kata kunci terkait aktivitas tersebut cukup mendominasi sepanjang tahun di Google Indonesia.

Google Trends 2023 melaporkan sejumlah topik yang banyak dicari pengguna selama tahun ini. Perusahaan membaginya dalam beberapa tema besar.

Salah satunya adalah Kueri Penelusuran. Terdapat 25 topik penelusuran yang mengalami peningkatan selama 2023.

Kueri Penelusuran membaginya dalam dua opsi yakni Teratas dan Meningkat. Khusus untuk menu Meningkat adalah adanya peningkatan terbesar pada frekuensi pencarian selama jangka waktu terakhir.

Dalam menu tersebut, beberapa topik mengarah ke pencarian judi online. Misalnya T***2, yang merujuk pada salah satu website slot judi.

Mengutip laman Google Trends, Kamis (21/12/2023), pencariannya mengalami peningkatan homgga 1.700%. Pencarian topik tersebut terus meningkat selama periode setahun terakhir yakni Desember 2022 ke Desember 2023 lalu.

Berdasarkan wilayahnya, Jawa Barat menjadi yang tertinggi sebanyak 100 poin. Sementara wilayah terbanyak lainnya adalah Banten (73 poin), DKI Jakarta (70 poin), Lampung (62 poin), dan Kalimantan Tengah (60 poin).

Kueri sejumlah topik lain terkait dengan penelusuran ini juga dilabeli sebagai Pesat. Google mengartikannya sebagai adanya peningkatan luar biasa, yang bisa saja karena topik-topik tersebut baru dan hanya sedikit yang menelusurinya.

Sementara itu dalam 25 kueri penelusuran, terdapat beberapa topik lain selain T***2 yang merujuk pada pencarian slot atau judi online. Peningkatan pencarian juga luar biasa tinggi yakni berkisar 300%-800%.

RI Darurat Judi Online

Pemberantasan judi online memang jadi salah satu agenda penting Kementerian Kominfo selama beberapa waktu terakhir.

Kominfo telah melakukan pemutusan akses dan/atau penghapusan (takedown) terhadap 60.582 konten perjudian online. Selain itu, guna menekan transaksi terkait judi online, Kominfo secara formal telah meminta OJK pada tanggal 18 September 2023 untuk melakukan pemblokiran rekening yang terlibat.

Hingga Juli 2023, hampir 2.000 rekening bank dilaporkan terkait perjudian online. Jumlah aduan itu berkisar sejak awal tahun hingga Juli 2023 atau sekitar 7 bulan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya menerima 1.859 aduan pemanfaatan rekening perbankan.

Jumlah tersebut mendominasi aduan rekening yang dimanfaatkan untuk kepentingan pelanggaran hukum.

Sementara itu, aksi ‘bersih-bersih’ juga dilakukan pada kontak dan rekening terkait judi online. Pada 11 September lalu, Kominfo mengumumkan terdapat 8.823 kontak dan rekening telah ditemukan selama 23 Juli 2023 hingga 6 September 2023.

Pihak bank juga telah diminta untuk memblokir atau memasukkan pada blacklist terhadap 176 nomor rekening atau akun bank yang diduga terlibat judi online selama bulan Agustus lalu. https://selerapedas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*